Namum begitu,
Microsoft belum merilis patch untuk pengguna Power Point di komputer
Mac. Jurubicara Microsoft Christopher Budd berdalih, patch untuk mac
sedang dalam pembuatan.
Sang hacker
maemanfaatkan kerentanan Power Point dengan mengajak para pengguna
membuka file power point yang dapat diperoleh dari email atau dari
mendownload dari sebuah web. Disinilah awal dari serangan yang dilakukan
sang hacker.
“Pada saat itu, maka
hacker akan memiliki kontrol atas semua user account pengguna dan
memiliki izin untuk melakukan apapun pada sistem,” kata Alfred Huger,
peneliti senior dengan Symantec. (dikutip dari reuters)
Para pengguna Power
Point diharapkan untuk berhati-hati dalam mendownload berbagai macam
file yang sumbernya tidak jelas. Karena file tersebut bisa jadi
merupakan virus atau spyware.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar